Lafaz Sholawat Ini Salah, Sering Dibaca Saat Tarawih Padahal Dosa, Ini Penjelasan Gus Baha

- 12 April 2022, 12:00 WIB
Awas dosa, lafaz sholawat ini salah tapi malah sering dibaca saat Sholat Tarawih, begini penjelasan Gus Baha
Awas dosa, lafaz sholawat ini salah tapi malah sering dibaca saat Sholat Tarawih, begini penjelasan Gus Baha //Pixabay.com

KILASCIMAHI - KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha ungkapkan bahwa ada satu lafaz sholawat yang sering diucapkan tapi malah menjadi dosa.

Gus Baha mengingatkan bahwa membaca sholawat itu harus benar sesuai kaidah jika tidak malah akan menjadi dosa.

Dalam tulisan ini, Gus Baha akan menjelaskan mengenai bacaan sholawat yang benar dan tidak menimbulkan dosa.

Membaca sholawat adalah salah satu perintah Allah yang ada dalam Al Quran:

Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (Q.S 33:56).

Baca Juga: Jelang 10 Ramadhan 1443 H, Rutinkan Baca Sholawat Nariyah dan Sholawat Jibril, Raih Keutamaannya

Oleh karena itu, membaca sholawat memiliki banyak keutamaan, termasuk akan memperoleh syafaat di yaumil hisab nanti.

Tapi masalahnya, ada kebiasaan membaca lafaz sholawat yang salah sehingga malah menimbulkan dosa.

Ironisnya, lafaz sholawat ini kerap diucapkan saat sholat Tarawih.

Seperti dikutip dari PortalSulut.com, disebutkan Gus Baha, ada sebagian yang keliru membaca sholawat kepada Nabi yang pada gilirannya mengubah makna dari sholawat itu.

Walhasil, berubah makna sholawat yang dibaca akan membuat seseorang terjerumus ke dalam dosa.

Misalnya kata dia sebagian orang masih mengucapkan kalimat keliru seperti ini.

"'Sholli alaiih...' di mana kalimat ini bermakna (wahai kamu satu) sholawat kepada Nabi," kata Gus Baha.

Inilah yang dimaksud Gus Baha sebagai bacaan sholawat yang salah, yang membuat orang yang membacanya mendapatkan dosa.

Baca Juga: MasyaAllah, Bus PO Haryanto Terbakar Habis, Stiker Tulisan Sholawat Jibril Malah Tetap Utuh

Pasalnya menurut Gus Baha, cara mengucapkan sholawat seperti itu adalah kliru lantaran merubah maknanya yang benar.

"Ya demikian jelas keliru. Jadi seolah-olah memerintah orang yang di depannya saja untuk membaca sholawat, dia tidak,” kata Gus Baha sebagaimana dikutip portalsulut.pikiran-rakyat.com dari kanal YouTube Jagad Nusantara pada Selasa, 12 April 2022.


Oleh karena itu kata beliau, membaca sholawalt harus benar agar maksud dari sholawat itu sampai pada tujuannya.

"Sholawat yang benar ini ' Sollallahu 'alaih ' atau 'Solla alaih'," jelas Gus Baha.

Jika merujuk pada penjelasan Gus Baha bahwa Sollallahu 'alaih ' atau 'Solla alaih' mempunyai makna ‘semoga Allah selalu memberikan sholawat kepada Nabi-Nya’.

Jadi bacaan ini benar karena tidak hanya memberi kesan bahwa orang yang membacanya tidak termasuk orang yang bersholawat.

"Keduanya bermakna, semoga Allah selalu memberikan sholawat kepada Nabi-Nya,” sambung Gus Baha.

Baca Juga: Pahala Digandakan saat Ramadhan, Ini Bacaan Sholawat Nariyah Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan

Jadi harus ada kalimat pengganti dalam mengucapkan sholawat, yang kembali merujuk kepada Allah menurut Gus Baha.

"Ini yang penting bentuk kalimatnya zamir atau ada ‘kata ganti’ yang kembali ke Allah," lanjut Gus Baha.

Dengan demikian, seperti itulah cara bacaan yang benar supaya orang yang membaca sholawat juga termasuk orang yang bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Sebab jika masih membaca sholawat seperti di atas, malah mengubah arti yang berujung dosa kata Gus Baha.***(Suhendra Manggopa/PortalSulut)

tulisan ini sudah ditayangkan di PortalSulut.com dalam artikel berjudul Awas Lafaz Sholawat Semacam Ini Termasuk Dosa Begini Bacaan Yang Benar Kata Gus Baha

Editor: Riffa Anggadhitya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah