Terkuak, Badarawuhi Di Lokasi Asli KKN di Desa Penari Miliki Pasangan Siluman Ular Laki-Laki, Ini Kata Om Hao

- 29 Mei 2022, 13:05 WIB
Di lokasi asli KKN di Desa Penari, ternyata Badarawuhi memiliki pasangan siluman ular laki-laki, ini penjelasan Om Hao
Di lokasi asli KKN di Desa Penari, ternyata Badarawuhi memiliki pasangan siluman ular laki-laki, ini penjelasan Om Hao /Instagram/@kisahtanahjawa

KILASCIMAHI - Terkuat, ternyata Badarawuhi, siluman ular penjaga alam gaib di lokasi asli KKN di Desa Penari memiliki pasangan siluman ular laki-laki, ini penjelasan Om Hao.

Hal ini terungkap saat Om Hao bersama tim Kisah Tanah Jawa menelusuri lokasi asli KKN di Desa Penari.

Saat tiba di lokasi asli KKN di Desa Penari, Om Hao mengungkapkan fakta yang mengejutkan, Badarawuhi ternyata memiliki pasangan siluman ular laki-laki.

Sebelumnya, Om Hao dan tim menelusuri lokasi yang berada di tengah hutan pada malam hari.

Baca Juga: Ternyata Ini Perjanjian Antara Bima dengan Badarawuhi Asli dalam KKN di Desa Penari, Dibongkar Oleh Om Hao

''Menuju desa yang diselimuti misteri kami harus menapaki rute menanjak yang sulit. Di desa yang ditinggalkan itu kami mencoba menerka liuk penari yang dikisahkan itu. Penelusuran kali ini membawa kami pada sosok Penari Terpilih yang mengemban perintah (Mundhi Dhawuh),''tulis akun twitter @kisahtanahjawa seperti dikutip KilasCimahi.com, Minggu 29 Mei 2022.

Memang tidak disebutkan asal atau nama desa yang merupakan lokasi asli KKN di Desa Penari ini, tetapi kemungkinan besar lokasi ini berada di wilayah Banyuwangi. Tapi dalam keterangannya, desa ini sudah ditinggalkan hanya beberapa tahun setelah kejadian KKN yang merenggut dua nyawa.

Dalam video yang dibagikan akun twitter ini, terlihat beberapa motor melintasi sebuah hutan pada malam hari.

Tim menemukan di desa tersebut ada makam tua dengan tulisan nisan yang sudah tak terbaca. Makam tua ini diduga para penari perempuan yang masih perawan dimakamkan disana.

Dikutip dari kanal Youtube Kisah Tanah Jawa yang berjudul Perjalanan Kisah Tanah Jawa di Desa Penari, disebutkan bahwa Om Hao dan tim menyusuri lokasi asli KKN di Desa Penari.

Lokasi ini merupakan sebuah desa yang sudah lama ditinggalkan.

''Desa ini ditinggalkan sekitar 2010, ada bedol desa,''jelas Om Hao.

Baca Juga: Ini Pesan Terakhir Bima dan Ayu yang Disampaikan Melalui Om Hao saat Menelusuri Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Desa itu juga ditinggalkan sekitar 2 tahun setelah kejadian yang merenggut 2 nyawa mahasiswa yang melaksanakan KKN di lokasi ini.

Dikatakan Om Hao, di lokasi ini ada dua desa, yakni desa penari dan desa gaib.

''Di Desa Penari ini suka ada pagelaran yang bukan hanya ditujukan untuk manusia, tapi juga untuk penghuni desa gaib,''jelas Om Hao.

Hanya saja, kata dia, terkadang para penari ini kerasukan para penghuni dari desa gaib. Kemudian, ada beberapa kejadian para penari yang kerasukan ini, satu minggu kemudian sakit keras dan meninggal.

Selain fakta-fakta ini, Om Hao juga mendapati sebuah fakta baru yang mencengangkan. Semula, Om Hao tangannya bergerak mengikuti gerakan tari.

Tangan kiri bergerak lebih luwes seperti gerakan tari wanita. Sedangkan tangan kanan bergerak lebih tegas seperti gerakan tari seorang pria.

''Tadi saya diajak menari oleh Badarawuhi dan pasangannya, Baradawuhi jadi mereka itu seperti sepasang naga (Siluman ular,red) , yang ekornya itu saling berkaitan,''jelas Om Hao.

Siluman ular yang laki-laki ini, kata Om Hao, mengalungkan selendang berwarna kuning ke tubuhnya.

Kemudian, Om Hao pun menari bersama Badarawuhi dengan mengenakan selendang berwarna kuning ini.

Menurut Om Hao, pasangan siluman ular ini ditugaskan oleh sosok yang lebih sakti lagi untuk menjaga tempat ini.

Sosok ini yang menjadikan lokasi KKN di Desa Penari ini merupakan tempat keramat.

Baca Juga: Kagum Dengan Kesaktian Mbah Dok Penjaga Nur, Netizen Pengen Punya Khodam, Awas Dampaknya Kata Ustadz Faizar

Demikian penjelasan Om Hao mengenai Badarawuhi, siluman ular penjaga alam gaib di lokasi KKN di Desa Penari ternyata memiliki pasangan siluman ular laki-laki.

Editor: Riffa Anggadhitya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah