Tanggapi Musibah Kecelakaan Siswa SMK Linggar Kencana Depok, Aa Maung Minta Sekolah Patuhi Edaran Kadisdik

- 12 Mei 2024, 12:42 WIB
Bus Pariwisata Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Mengalami Kecelakaan di Ciater Subang, ini tanggapan Ketua LBP 2, Asep Buhori Kurnia atau Aa Maung yang meminta sekolah patuhi surat edaran Kadisdik Jabar
Bus Pariwisata Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Mengalami Kecelakaan di Ciater Subang, ini tanggapan Ketua LBP 2, Asep Buhori Kurnia atau Aa Maung yang meminta sekolah patuhi surat edaran Kadisdik Jabar /foto antara/

KILASCIMAHI - Ketua Lembaga Bantuan Pemantauan Pendidikan (LBP2), Asep Buhori Kurnia atau Aa Maung menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas musibah kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut siswa kelas 12 SMK Linggar Kencana, Kota Depok, Jawa Barat pada Sabtu 11 Mei 2024 di Jalan Ciater, Subang Jawa Barat.

Dalam musibah tersebut, diketahui sebanyak 11 orang meninggal dunia.

Terkait dengan adanya musibah tersebut, Aa Maung menyayangkan masih adanya sekolah yang tidak mematuhi surat edaran dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Wahyu Mijaya tentang acara perpisahan.

Untuk diketahui, kecelakaan bus yang terjadi di Subang terkait dengan acara perpisahan kelas 12 SMK Linggar Kencana, Kota Depok.

Dari informasi yang diperoleh, terdapat tiga bus yang mengangkut rombongan siswa SMK Linggar Kencana, Kota Depok ini.

Baca Juga: Ingin PPDB Jabar 2024 Bersih Dari Pungli Dan Titipan Kursi, Ini Saran Aa Maung

Satu bus mengalami kecelakaan di Jl Ciater, Kabupaten Subang. Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan bus terguling di Ciater,  Subang yaitu 11 orang. Terdiri dari sembilan siswa, satu guru, dan satu warga Subang. Sementara 14 orang luka ringan, 23 luka sedang, dan 12 luka berat kini sedang dilakukan perawatan intensif di RSUD Subang.

 

Surat Edaran Perpisahan

Ketua LBP2 Asep B Kurnia atau Aa Maung.
Ketua LBP2 Asep B Kurnia atau Aa Maung. deskjabar

Ditambahkan Aa Maung, jauh-jauh hari, Kadisdik Jabar, Wahyu Mijaya sudah mengeluarkan surat edaran kepada sekolah-sekolah se Jawa Barat, baik itu SMA maupun SMK untuk tidak melakukan acara perpisahan di luar sekolah.

Halaman:

Editor: Riffa Anggadhitya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah