Jalani Balapan di Brno, Fabio Quartaro Mengaku 'Tersiksa'

- 10 Agustus 2020, 10:13 WIB
Fabio Quartararo Petronas Yamaha SRT (Twitter/@FabioQ20)
Fabio Quartararo Petronas Yamaha SRT (Twitter/@FabioQ20) /

PR CIMAHI – Usai menjalani Grand Prix Republic Ceko di Sikuit Brno Minggu, 9 Agustus 2020 waktu setempat, Fabio Quartararo mengaku 'tersiksa'.

Dirinya mengaku tersiksa usai gagal menciptakan hattrick kemenangan musim ini.

Meski mengawali lomba sepanjang 21 lap itu dari P2, pebalap asal Prancis itu finis lima peringkat di belakang posisi startnya.

Baca Juga: Demonstrasi Berujung Kerusuhan Usai Ledakan Beirut, Dua Menteri Lebanon Mundur

Sementara rekan satu timnya di Petronas Yamaha, Franco Morbidelli merebut podium pertamanya di kelas premier dengan finis runner-up setelah rookie KTM Brad Binder.

Tanda-tanda pebalap Prancis kesulitan telah terlihat sejak sesi latihan bebas pertama paa Jumat, ketika ia hanya mampu finis P13.

"Kami sangat kesulitan sejak Jumat pagi hingga Minggu di Lomba. Tapi di FP4 aku mendapati sesuatu yang membuatku sedikit lebih yakin dengan kecepatanku," kata Quartararo seperti dikutip oleh pikiranrakyat-cimahi.com dari Kantor Berita Antara.

Baca Juga: Jelang Perayaan HUT RI, Polres Mimika Antisipasi Gangguan KKB

"Sejujurnya sangat sulit bisa menerima hasil peringkat ketujuh ini. Tapi sebenarnya itu adalah sebuah siksaan karena dari lap pertama hingga ke-21 aku sangat kewalahan dan kami harus menganalisis dimana kami kehilangan banyak performa," lanjutnya.

"Dari FP1 hingga FP3 kecepatan kami sangat buruk dan di FP4 aku sangat cepat, merasa sangat baik dengan motor. Kami rasa penurunan (performa) ban jauh sangat berkurang. Bukan akhir pekan terbaik karena aku berharap hasil yang menurun tapi tidak sebanyak itu," sambungnya.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X